• Sabtu, 3 Desember 2022

Akademisi Nilai Idealnya Menteri Untuk Mundur Saat Jadi Capres atau Cawapres

- Jumat, 4 November 2022 | 07:52 WIB
Menteri dan Pejabat Negara Lainnya Tak Perlu Mundur Jika Ingin Nyapres, Begini Keputusan MK (mkri.id)
Menteri dan Pejabat Negara Lainnya Tak Perlu Mundur Jika Ingin Nyapres, Begini Keputusan MK (mkri.id)

Teropongpolitik.com - Kritik terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang perbolehkan menteri untuk tetap maju jadi calon Presiden dan calon wakil Presiden tanpa mundur dari jabatannya menuai kritik.

Salah satu kritik datang dari akademisi Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga.

Menurut pengamat komunikasi politik tersebut ada tiga konsekuensi jika menteri boleh maju pada pilpres.

Baca Juga: INDEF Ungkap Pemerintah Kurang Support Untuk Pendidikan Vokasi

Ketiga hal tersebut adalah pertama, membuat kinerja menurun, kedua terjadinya konflik kepentingan, dan ketiga membuka peluang korupsi.

Dalam penjelasan Jamiluddin soal peluang kinerja menurun sangat besar, sebab pada saat yang sama menteri memikirkan dan melaksanakan dua tugas dan fungsi yang berbeda.

Karena, seorang menteri juga manusia sehingga mempunyai keterbatasan baik pemikiran maupun fisik.

Baca Juga: Bamsoet Dukung Konser HUT-39 Slank Berjalan Lancar dan Aman

"Karena itu, sulit membayangkan bila sang menteri mampu melaksanakan tugas dan fungsi berbeda dalam waktu yang sama menghasilkan kinerja yang tinggi," ungkap Jamiluddin pada, Selasa 1 November 2021.

Halaman:

Editor: Bobby Darmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengamat: Duet Anies - AHY Jadi Harapan Rakyat di 2024

Jumat, 18 November 2022 | 21:19 WIB

Lirik Lagu Inka Christie - Rela

Rabu, 16 November 2022 | 09:00 WIB

Cumburu! PDIP: Ada Udang di Balik Batu

Selasa, 15 November 2022 | 14:26 WIB
X