• Sabtu, 3 Desember 2022

Pakar Nilai Ada Pasal Karet dalam Aturan Kominfo

- Senin, 18 Juli 2022 | 15:34 WIB
Kominfo akan lakukan pemblokiran terhadap PSE Lingkup Privat.  (http://aptika.kominfo.go.id)
Kominfo akan lakukan pemblokiran terhadap PSE Lingkup Privat. (http://aptika.kominfo.go.id)

Teropongpolitik.com - Menjelang tanggal 20 Juli yang tinggal dua hari lagi, tiga raksasa teknologi yakni GoogleFacebook, dan Twitter terancam diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

GoogleFacebook, dan Twitter terancam diblokir karena tak kunjung melakukan pendaftaran Penyelenggaraan Sistem Elektronik (PSE).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC Dr. Pratama Persadha, yang juga merupakan pakar keamanan siber.

Baca Juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Wajib Masuk ke Fasilitas Publik

Ia menjelaskan bahwa ancaman ini merupakan bukti bahwa pemerintah Indonesia bisa bersikap tegas terhadap GoogleFacebook, dan Twitter

Selain itu sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia tidak tunduk begitu saja pada perusahaan multinasional seperti mereka.

“Bila dihitung dari jumlah pemakai, misalnya Twitter, pemakai aktif di Tanah Air sebanyak 10 juta sampai 15 juta orang. Jadi, tidak ada alasan untuk ditegas,” kata Dr. Pratama Persadha seperti dikutip  dari Pikiran-Rakyat.com pada Senin, 18 Juli 2022.

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Ancam Copot Jabatan Jajarannya yang Terlibat Kasus Mafia Tanah

Dari ketiga aplikasi tersebut, peran Google lebih krusial dibandingkan dengan yang lainnya. Google sudah lebih banyak dipakai bahkan hingga ke ranah lembaga dan pemerintahan.

Halaman:

Editor: Bobby Darmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengamat: Duet Anies - AHY Jadi Harapan Rakyat di 2024

Jumat, 18 November 2022 | 21:19 WIB

Lirik Lagu Inka Christie - Rela

Rabu, 16 November 2022 | 09:00 WIB

Cumburu! PDIP: Ada Udang di Balik Batu

Selasa, 15 November 2022 | 14:26 WIB
X