• Jumat, 29 September 2023

Usai Haris Azhar, Giliran Fatia Buka Suara Terkait Konten 'Ada Lord Luhut...

- Selasa, 23 November 2021 | 19:20 WIB
Luhut, Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.  (©2021 Merdeka.com)
Luhut, Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. (©2021 Merdeka.com)

TEROPONG POLITIKK - KontraS Fatia Maulidiyanti menegaskan wawancaranya dalam konten Youtube berjudul "Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!" merupakan hasil riset sesuai dengan situasi ekonomi politik di Papua.

Hal tersebut disampaikan Fatia dalam agenda pemeriksaan klarifikasi terkait kasus pencemaran nama baik yang dilayangkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

"Yang saya sampaikan di YouTube Haris Azhar ini berdasarkan hasil riset terkait situasi ekonomi politik di Papua, dimana sebetulnya itu merupakan bentuk kepentingan publik yang harus dibuka seluas-luasnya," kata Fatia di Polda Metro Jaya kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Moeldoko ditolak PTUN, Demokrat: Ini Kemenangan Rakyat atas Ridha Allah SWT

Kemudian, Fatia juga menjelaskan klarifikasi yang diberikan ke penyidik hari ini tidak jauh berbeda dengan jawaban atas somasi yang pernah dikirimkan secara tertulis ke Luhut.

"Jadi, kami minta kalau ingin mencoba untuk menarik klarifikasi atau apa maka cukup saja secara tertulis itu," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Lokataru yang juga menjadi terlapor telah dimintai klarifikasinya pada Senin (22/11/2021) kemarin. Kepada awak media, Haris menjelaskan klarifikasi hanya seputar akun Youtube miliknya.

Baca Juga: Kala Jokowi Minta Kesejahteraan Petani Meningkat

"Kita cuma karifikasi bahwa pertama mediumnya akun channel (YouTube) saya itu seperti apa itu satu, yang kedua peruntukan identitias itu untuk apa di materi ini," kata Haris Azhar.

"Terkait dengan materinya juga saya jelaskan, sebagaimana materi di YouTube tersebut sebenarnya terkait situasi di Papua saat ini. Yang juga punya korelasi dengan banyak hal kepentingan publik yang lebih luas lagi," jelasnya.

Editor: Firdaus Iwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gandum Naik Mengancam Kesehatan Gizi

Kamis, 28 September 2023 | 08:15 WIB

Ketua PB HMI: Hoaks Ancaman Pesta Demokrasi 2024

Minggu, 24 September 2023 | 14:12 WIB

Rocky Gerung Dicecar 70 Pertanyaan

Kamis, 14 September 2023 | 00:19 WIB

Polisi Tangkap Penusuk Wanita Di Tangerang

Sabtu, 9 September 2023 | 09:32 WIB

Dito Mahendra Diciduk Polisi Meski Sempat Buron

Jumat, 8 September 2023 | 11:35 WIB

Politik Oportunis, Anies Baswedan 'The End'

Senin, 4 September 2023 | 00:00 WIB

Instruksi Panglima Tertinggi TNI kepada Anggotanya

Minggu, 3 September 2023 | 23:56 WIB

Penghiyanatan Anies Baswedan kepada Demokrat

Sabtu, 2 September 2023 | 10:39 WIB

Tikungan Maut Oleh Anies Baswedan

Sabtu, 2 September 2023 | 10:35 WIB

Terpopuler

X