• Senin, 28 November 2022

Akbar Tandjung Ungkit Sejarah Golkar Pacu Menangkan Pemilu 2024

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:52 WIB
Politisi senior Golkar, Akbar Tanjung (Tengah). (Mildan Abdalloh)
Politisi senior Golkar, Akbar Tanjung (Tengah). (Mildan Abdalloh)

TEROPONG POLITIK - Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung optimis Partai Golkar mampu meraih kemenangan pada Pemilu 2024 berbekal dari pengalaman sejarah selama dua dasawarsa yang dimiliki menjadi modal besar meraih kembali kepercayaan masyarakat Indonesia.

"Kalau 2004 adanya hambatan dengan jargon-jargon ingin membubarkan Golkar, tapi Golkar bisa menjadi nomor dua. Maka di 2024 ini bisa gunakan waktu sungguh-sungguh, masih ada 2022, 2023 untuk menyiapkan diri, tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan tema politik sejalan dengan aspirasi rakyat, saya yakin jadi pemenang," kata Akbar Tandjung dalam Seminar Daring Nasional Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004-2024.

Golkar, kata Akbar, telah melewati berbagai tekanan sejak awal reformasi, tapi pengurus Partai Golkar tidak gentar dan bersikap tegas dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut dengan keyakinan bahwa perjuangan Golkar dalam perspektif nasional, perspektif kebangsaan, perspektif Pancasila, tidak lain adalah melaksanakan pembangunan dalam rangka mensejahterakan rakyat.

Baca Juga: Profil Lengkap Serta Nomor Anggota H. Irmawan, S.Sos, MM Asal Aceh I

"Pembangunan yang dilaksanakan oleh Partai Golkar tidak lain adalah pembangunan sebagai pengamalan Pancasila, karena pembangunan yang diinginkan rakyat adanya kemajuan-kemajuan dan semangat Pancasila," ujar aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut dikutip dari Antara melalui Pikiran Rakyat.

Akbar pun menceritakan perjuangan Golkar dari sebuah kelompok politik menjadi partai politik yang mengikuti kontestasi pemilihan umum pertama era reformasi yakni tahun 1999.

Pemilu pertama di era reformasi tersebut menjadi pembuktian bahwa keberadaan Partai Golongan Karya (Golkar) ditengah desakan pembubaran, mampu memperoleh suara rakyat nomor dua setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Waktu itu Golkar memperoleh 120 kursi sedangkan PDIP memperoleh 153 kursi.

Baca Juga: Golkar NTB Dukung Airlangga di Pilpres 2024

Mendulang Banyak Suara

Halaman:

Editor: Firdaus Iwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengamat: Duet Anies - AHY Jadi Harapan Rakyat di 2024

Jumat, 18 November 2022 | 21:19 WIB

Lirik Lagu Inka Christie - Rela

Rabu, 16 November 2022 | 09:00 WIB

Cumburu! PDIP: Ada Udang di Balik Batu

Selasa, 15 November 2022 | 14:26 WIB

Bamsoet Ajak HIPKA KAHMI Kembangkan Ekonomi Nasional

Senin, 31 Oktober 2022 | 15:44 WIB
X