Refly Harun: Yusril Keliru tentang Pencalonan SBY di Pilpres 2004

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 08:03 WIB
Refly Harun Bicara - SBY Tetap Bisa Maju di Pilpres 2004 Walau Tanpa PBB (Tangkapan layar Yuotube Channel Refly Harun/TeropongPolitik)
Refly Harun Bicara - SBY Tetap Bisa Maju di Pilpres 2004 Walau Tanpa PBB (Tangkapan layar Yuotube Channel Refly Harun/TeropongPolitik)

Teropongpolitik.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menanggapi pernyataan Yusril Ihza Mahendra mengenai pencalonan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pemilihan Presiden tahun 2004 silam.

Menurut Refly, klaim Yusril bahwa tanpa tanda-tangan dirinya sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang, SBY tidak akan jadi Presiden, adalah kekeliruan.

Pernyataan Refly Harun disampaikan menanggapi debat antara Yusril Ihza Mahendra dan kader Partai Demokrat Andi Arief.

"Ini ada berita yang menurut saya perlu juga diberikan tambahan masukan informasi, sekadar mengingatkan, mudah-mudahan saya tidak keliru untuk menengahi debat antara Yusril Ihza Mahendra dan Andi Arief," kata Refly Harun di akun YouTubenya.

Baca Juga: Rafi Ahmad Akui Goreng Isu Ayu Ting Ting

Awal perdebatan antara Yusril dan Kepala Badan pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief bermula saat Yusril ditunjuk oleh empat mantan ketua DPC Partai Demokrat, sebagai kuasa hukum mereka, yang menggugat AD/ART

menjadi pengacara eks kader Demokrat yang menggugat AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

Debat ini ujungnya adalah membahas mengenai pencalonan SBY pada pilpres 2004. Yusril mengatakan tanpa dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB) maka SBY tidak bisa maju sebagai capres di 2004.

"SBY jadi calon presiden itu hanya dicalonkan oleh dua partai, PD dan PBB. Kalau PBB tidak calonkan, tidak akan pernah SBY jadi presiden," tuturnya.

Baca Juga: Samsung Galaxy A22 5G dan Galaxy A32 bisa Nikmati 5G

"Belakangan ikut PKPI yang juga dukung, tetapi PKPI hanya 1 kursi. Jadi tidak ada pengaruhnya nyalonkan atau tidak," imbuh Yusril.

Pernyataan Yusril inilah yang ditanggapi Refly Harun. Menurut Refly Harun, Yusril keliru dalam menilai pencalonan SBY di 2004.

"Sepertinya Yusril keliru. Baik 2004 maupun 2009 itu Demokrat bisa standing alone tanpa menggandeng mitra koalisi mereka bisa mencalonkan SBY dan pasangannya sebagai capres dan cawapres," ujar Refly Harun.

Kata Refly Harun di pemilu 2004 Partai Demokrat memang hanya meraih suara 7 persen. Namun dengan bekal 7 persen itu, Partai Demokrat tetap bisa mencalonkan SBY sebagai capres pada pilpres 2004.

Halaman:

Editor: Dani Priatno PIN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

FITRA Minta Kinerja KPK Ditingkatkan

Selasa, 2 Mei 2023 | 15:16 WIB

KPK Cabut Kartu Akses Kantor Brigjen Pol Endar

Minggu, 9 April 2023 | 10:27 WIB
X