• Kamis, 2 Februari 2023

Hasil Survei: PDI Perjuangan Tertinggi, Demokrat Posisi Kedua

- Kamis, 12 Januari 2023 | 19:57 WIB
Ilustrasi Pemilu 2024 (Dok. KPU RI)
Ilustrasi Pemilu 2024 (Dok. KPU RI)

Teropongpolitik.com - Realitas politik pada tahun politik 2023, semakin menunjukkan ketidakpastian sehingga publik mulai mencari alternatif, sosok kepemimpinan nasional yang memiliki kemampuan untuk menyerap dan merealisasikan aspirasi dan mencapai cita-cita bangsa pada kemakmuran.

Berdasarkan hasil survei Magna Charta Politika yang dilakukan pada awal tahun dari tanggal 3-10 Januari 2023 dengan tema "Realitas Kepemimpinan Nasional dan Partai Politik di Awal Tahun 2023, Menuju Pemilihan Umum 2024", menyajikan preferensi politik masyarakat Indonesia menuju Pemilu 2024.

Berdasarkan hasil survei Magna Charta Politika, elektabilitas tertinggi masih ditempati oleh PDI Perjuangan, disusul oleh Partai Demokrat, pada posisi ketiga masih ditempati oleh Partai Gerindra, meski terus mengalami penurunan dan terus berusaha dikejar oleh Partai NasDem yang berada di posisi keempat. Sedangkan di posisi kelima dan keenam, terjadi persaingan ketat antara Partai Golkar dan PKS. Sementara PKB, PAN dan PPP masih berada pada urutan tiga terbawah.

Baca Juga: Tolak Keras Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, AHY: “Memundurkan Kualitas Demokrasi”

"Di posisi pertama masih ditempati oleh PDI Perjuangan dengan elektabilitas 17,8 persen, posisi kedua Partai Demokrat 14,3 persen, di posisi ketiga ditempati oleh Partai Gerindra yang mengalami penurunan dan menjadi 10,8 persen, sementara di posisi keempat Partai Nasdem 8,1 persen, kelima Partai Golkar 7,8 persen, keenam PKS 7,6, ketujuh PKB 4,3 persen, kedelapan 2,3 persen, kesembilan 1,9 persen, sementara Partai di luar parlemen secara keseluruhan mendapatkan dukungan elektabilitas 6,8 persen, dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 18,5 persen," ungkap Direktur Kajian Magna Charta Politika, Wildan Ramadhan Wijaya, dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa 10 Januari 2023.

Selain hasil survei elektabilitas partai politik, dalam temuan survei capres tertinggi ditempati oleh Anies Baswedan di posisi kedua Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan ketiga, Ketua Umum Partai Demokrat dan keempat ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Mantan Gubernur DKI Jakarta menjadi yang tertinggi pada survei elektabilitas capres dengan raihan 19,7 persen, kedua Prabowo Subianto 16,8 persen, ketiga AHY 11,9 persen dan posisi keempat Ganjar Pranowo 11,7 persen. Di posisi kelima Airlangga Hartato 5,2 persen, Sandiaga Uno keenam 3,5 persen, ketujuh Ridwan Kamil 2,2 persen, kedelapan Puan Maharani 2,1 persen, kesembilan Erick Tohir 0,7 persen dan Khofifah 0,6 persen, sementara yang belum menentukan pilihan sebanyak 25,3 persen," ulas Wildan Ramadhan.

Baca Juga: AHY: Hukum Dibentuk untuk Melayani Kepentingan Rakyat, Bukan Kepentingan Elite

Survei Magna Charta Politika ini mengambil populasi warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum ketika survei dilakukan, yang sampelnya diambil di 34 provinsi.

Halaman:

Editor: Bobby Darmanto

Tags

Terkini

AHY Pucaki Elektabilitas Cawapres 2024

Kamis, 14 Juli 2022 | 19:18 WIB

Relawan Projo NTB, Dukung AHY Jadi Presiden 2024

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:12 WIB

Relawan Projo NTB, Dukung AHY Jadi Presiden 2024

Senin, 13 Juni 2022 | 14:03 WIB

Anies-AHY Bakal Berjaya Mengulang Sukses SBY-JK 2004

Minggu, 6 Februari 2022 | 06:05 WIB
X