• Minggu, 2 Oktober 2022

Partai Demokrat Raih Penghargaan, Partai Paling Informatif

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:33 WIB
Demokrat kembali menerima penghargaan parpol dengan kategori Paling Informatif pada acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 2021. (Tangkapan layar)
Demokrat kembali menerima penghargaan parpol dengan kategori Paling Informatif pada acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 2021. (Tangkapan layar)

Teropongpolitik.com, Jakarta - Partai Demokrat untuk kedua kalinya menerima penghargaan sebagai Partai Politik dengan Kategori Paling Informatif pada acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima penghargaan ini yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin secara virtual pada hari Selasa, 26 Oktober 2021 pagi.

Partai Demokrat berhasil mempertahankan predikat partai politik paling informatif yang diraih tahun lalu.

Komisi Informasi Pusat (KIP) menggelar kegiatan ini untuk memaksimalkan penilaian terhadap monitoring dan evaluasi (monev) Badan Publik (BP), untuk mengukur kepatuhan BP terhadap pelaksanaan Undang-Undang 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam sambutannya, Ketua KIP Gede Narayana menjelaskan mengenai proses penilaian.

“Pelaksanaan acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik ini diawali kegiatan presentasi BP yang digelar selama empat hari, 11-14 Oktober 2021, melibatkan 301 BP terdiri dari tujuh kategori yaitu BP Kementerian, Pemerintah Provinsi (Pemprov), Lembaga Non Struktural (LNS), Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LN-LPNK), Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Partai Politik (Parpol),” urai Gede Narayana.

BP yang memenuhi semua aspek penilaian akan mendapat penganugerahan terbaik sebagai BP yang Informatif.

Masih menurutnya, penganugerahan yang diberikan oleh KIP meliputi lima tingkat penilaian, yakni, Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif, dan Tidak Informatif.

Gede pun menjelaskan bahwa proses penetapan hasil monitoring dan evaluasi dilaksanakan dengan memegang prinsip terukur, objektif, akuntabel, partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Dani Priatno PIN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik Lagu 'Sisa Rasa' Mahalini

Senin, 14 Februari 2022 | 15:00 WIB

Bidik Sektor Pertanian, PB PMII Launching LPP

Sabtu, 12 Februari 2022 | 18:37 WIB

Waspadalah, Omicron Telah Menyebar ke Papua

Minggu, 6 Februari 2022 | 07:40 WIB

Lirik lagu 'Sedalam Cintamu' Indra Lesmana feat Nania

Senin, 17 Januari 2022 | 15:32 WIB

Lirik lagu 'Runtuh' Feby Putri feat Fiersa Besari

Senin, 17 Januari 2022 | 13:36 WIB

Ajakan Foster Care Anak Respon Fenomena Boneka Arwah

Senin, 10 Januari 2022 | 16:24 WIB

Soal BRIN, Megawati Jujur Dianggap Kurang Pintar

Senin, 10 Januari 2022 | 16:15 WIB

Lirik Lagu MALIQ & D'Essentials 'Senja Teduh Pelita'

Senin, 10 Januari 2022 | 14:37 WIB
X