• Selasa, 6 Desember 2022

KPK Stor Ke Kas Negara Korupsi Mantan Gubernur Bengkulu, Hanya 800 Juta?

- Sabtu, 27 November 2021 | 10:51 WIB
Ilustrasi Uang. (Pinterest: Wandernity)
Ilustrasi Uang. (Pinterest: Wandernity)

TEROPONG POLITIK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan uang ke kas negara senilai Rp800 juta.

Uang tersebut diperoleh dari terpidana mantan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istrinya, Liliy Martiani Maddari.

Penyetoran ini berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 1219 K/Pid.Sus/2018 tanggal 16 September 2018 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PT Bengkulu Nomor: 4 / Pid.Sus-TPK/2018/PT BGL tanggal 28 Maret 2018 atas nama Ridwan Mukti dan Liliy Martiani Maddari.

Baca Juga: La Lina Tingkatkan Curah Hujan di Indonesia

"Tim jaksa eksekutor KPK telah melakukan penyetoran uang sejumlah Rp 800 juta dari para terpidana sebagai pembayaran kewajiban pidana denda," ujar Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya.

Ali juga memastikan KPK akan terus menagih pidana denda dan uang penggati yang harus dibayarkan oleh para terpidana kasus korupsi.

Penagihan uang dilakukan untuk menutupi kerugian keuangan negara dari hasil korupsi dikutip dari PMJ News.

Baca Juga: AHY Sambut Gegap-Gempita Putusan PTUN sebagai Kemenangan Demokrasi

"Penagihan pidana denda oleh KPK terhadap para terpidana korupsi akan terus dilakukan sebagai langkah untuk tetap bisa memberikan pemasukan bagi kas negara sebagai bagian upaya aset recovery tindak pidana korupsi," kata Ali.

Halaman:

Editor: Firdaus Iwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wow! Gaji Ferdy Sambo 35 Juta Biaya Bulanan 600 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 16:44 WIB

Istana: Jangan "Nge-prank" Aparat Penegak Hukum

Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:38 WIB

Draft KUHP Tidak Terbuka, BEM UI Demo di DPR

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:05 WIB
X