• Rabu, 1 Februari 2023

Sadis! Ketua DPRD DKI Jakarta Hapus Usulan Pinjaman Jakpro Senilai Rp4,026 Triliun

- Rabu, 24 November 2021 | 10:40 WIB
Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E Alberto Longo diantara Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Ketua MPR Bambang Soesatyo. (Dok. MPR RI)
Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E Alberto Longo diantara Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Ketua MPR Bambang Soesatyo. (Dok. MPR RI)

TEROPONG POLITIKK - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menghapus usulan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk meminjam Rp4,026 triliun kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), karena belum mendapat gambaran jelas dari para pimpinan di parlemen.

Prasetyo menyebut permintaan penjelasan dan saran sudah ia layangkan secara tertulis kepada wakil-wakilnya, ketua-ketua komisi, dan ketua-ketua fraksi terkait pinjaman untuk membangun Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara tersebut hingga akhirnya penghapusan itu dilakukan dalam Rapat Badan Anggaran DPRD DKI pada Selasa ini.

"Ternyata sampai hari ini saya tidak pernah mendapatkan itu dan tidak terbahas. Kalau tidak terbahas, tapi kita masukkan ke dalam anggaran, ke perda, jadi temuan, akhirnya jadi masalah ini," kata Prasetyo.

Baca Juga: Teganya Sang Suami Seret Istri Hingga Sejauh 50 Meter

Sebelumnya, pinjaman ini dianggarkan sebesar Rp2,8 triliun pada kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2022 antara Pemprov DKI dan DPRD pada awal November lalu.

Namun, berdasarkan surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanggal 22 Oktober 2022, sebetulnya kebutuhan Jakpro untuk meminjam kepada PT SMI memang sebesar Rp4,026 triliun.

Rinciannya, sekitar Rp2,4 triliun untuk 2022, Rp966 miliar untuk 2023, dan Rp644 untuk 2024. Jangka waktu pinjaman itu selama 8 tahun termasuk 42 bulan masa tenggang.

Baca Juga: Dua Pimpinan Bertemu, Ini yang Dibicarakan Listyo Sigit dan Andika Perkasa

Gubernur Anies sebelumnya mengatakan, proyek ITF belum terlaksana karena perlu modal yang besar dan belum ada pemodal yang sanggup berinvestasi di DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: Firdaus Iwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Said Didu Kritik Gelombang PHK Capai Jutaan Orang

Senin, 16 Januari 2023 | 11:48 WIB

HP 5G Paling Dicari di Tahun 2022

Minggu, 26 Desember 2021 | 17:05 WIB

HP 5G Paling Ditunggu di Awal Tahun 2022

Minggu, 26 Desember 2021 | 08:00 WIB

Kisah Inspiratif Pengusaha UMKM Surabaya

Minggu, 19 Desember 2021 | 11:52 WIB
X